Breaking News
Loading...
Friday, 18 February 2011

Si Gantems & Si Dia, Akan bercerita tentang 1 kisah bersamanya atau mereka bercerita 2 kisah berbeda.

Bukan sebuah konspirasi atau rekonsialiasi. Tapi lebih pada menghilangkan stagnasi ku dalam memberi informasi dalam bentuk narasi. Adapun sensasi, hanya menjadi bonus ketika terealisasi. Tentang sebuah deskripsi kegundahan dengan bumbu argumentasi, semoga punya efek sugesti padanya...Hahaha....berharap bukan hanya menjadi sebuah imajinasi.

Satu memori dengan Jutaan kisah yang terekam pasti, tak akan sama dengan penantian panjang sebuah kisah di atas. kisah yang masih berupa tumpukan kapas berwarna putih ke cokelatan karena debu di alam yang lain yang bernama alam Imaji. Belum menjadi untaian benang panjang apalagi terajut menjadi kain untuk nantinya menghampar dengan wajah permadani indah dalam sebuah istana SurgaNya.

Jutaan kisah inipun, kini menjadi-jadi. Mengisi setiap sudut waktu di kesendiriannya, saat bersamanya, serta saat mereka di tengah keramaian dan kesibukannya. Tapi masih banyak tempat kosong untuk mengisi kisah mereka dalam memorinya. Mungkin Milyaran atau bahkan trilyunan. Namun trilyunanpun tak akan sama dengan 1 kisah bersamanya ketika kisah itu mengaktual dalam nyata. Akan buyar ketika mereka masing-masing bercerita dengan kisah masing-masing dengan cerita berbeda.

Bukan Si Gantems, bukan pula dia, bukan juga keduanya yang akan menentukan kisah ini. Akulah yang telah ditiupkan rukh kepadaKu dari Dia yang Maha Pemilik rukh yang akan mengaturnya. Akulah yang akan menjadi Imamnya. Karena Aku yang akan menggantikan Si Gantems dalam skenario ini. Aku yang nantinya akan bercerita entah dengan bantuannya atau dia duduk di tempat yang lain di ruang yang sama untuk bercerita singkat tentang kisahnya. Kemudian aku mendengarnya dalam ketidak-tahuan dan banyak tanya.

Sampai Jumpa di Reuni Angkatan 2004 Tekpert Unhas pada tahun 2014 untuk menyingkap hal berbeda dari nyata dan imaji.

*Jika cukup cerdas untuk paham tentang ini, terima kasih!

- *(Tagged)


Bang Jul Kifli, Perahu Kertas Jilid IV ( PK IV) 10 Februari 2011

0 comments:

Post a Comment

sebaiknya pada saat memberi Komentar, menggunakan Nama Anda! Dimohon untuk tidak menggunakan anonim!
Terima Kasih