Mendekati Mandul (Bukan Lagi Striker yang Handal)
Mencetak 1 Goal di Babak Penyisihan Kedua Himatepa Cup Selasa kemarin, tetap tidak bisa mengantarkan kemenangan untuk tim ku. Nama Tim ku adalah "Belum Sempat Pikir Nama Team". Mereka (Lawanku) mencetek 2 Goal di Gawang tim ku. Timku di Hadiahi Penalti dan saya sendiri menjadi eksekutornya, meleset sejengkal ke kanan tiang gawang lawanku. Tapi saya tidak mau berpanjang lebar membahas tentang Himatepa Cup atau Sepak Bola.
Ekspresif, jauh mengalahkan Christiano Ronaldo, Leonel Messi, dan Ricardo Kaka saat mengapresiasikan kebahagiaannya setelah mencetak Goal.
Teriakan yang keras, sampai-sampai saya pernah lupa bahwa saya berada di lantai 2 yang lantai 1 adalah Cafe dengan yang pada saat itu lagi banyak-banyaknya pelanggan, sehingga temanku harus naik ke Lantai 2 hanya untuk mengarahkan telunjuknya secara Vertikal di tengah bibirnya lalu mengeluarkan suara "Ssssstt".
Menulis kata-kata di Status Pesbukku dengan kata-kata yang mengarah (nyinggung, tp tdk kasar) padanya, tak lama kemudian ada pemberitahuan "........mengomentari status Anda" Mataku menangkap, kemudian mengumpannya ke Saraf Motorikku untuk di Dribbling ke bekerja sama dengan Saraf Konektorku dan membawa ke Akalku.....
Yeeeeeeeeeeeaaaaaaaaaahhhh
hhh,,,,,melompat, mengangkat kedua tangan dan berlari
(Persetan teman-temanku bilang "Ngapako Kifli??? Gilako?" Kadang-kadang ada yang datang melihat Laptopku, dan melihat ternyata saya tidak sedang bermain poker, dan hanya melihat akun Profil Pesbukku yang berwarna dominan putih denan sedikit berwarna biru, lalu pergi lagi dan mungkin sambil berkata "Stress mi kekx i2 orang?" dalam hati.
Saya butuh sekitar 2 menit untuk mengapresiasikan kegembiraanku meskipun hanya dengan pemberitahuan itu, masalah Komentarnya menyenangkan atau mengecewakan, itu belakangan. Kuanggap, Kalau Komentarnya menyenangkan, berarti "Goal"ku adalah goal Cantik,,,namun ketika komentarnya biasa-biasa saja, artinya saya mencetak goal dari bola muntah", dalam kurung, dicukke' mami na gol.
Saat tu, saya merasa saya adalah Pemain terbaik dan menjadi Pencetak goal terbanyak di Dunia Maya...(Hahaha, apa sih yang d dunia nyata ada, di Dunia Maya tidak Ada?? Baku Colek saja ada).

Saat ini, saya tidak lagi mencetak Goal itu. Saya tidak tahu, Apakah saya tidak hebat lagi dalam menggiring dan mencetak Goal? Atau saya punya Lawan yang jauh lebih tangguh di banding saya? Apakah ini pertengahan Babak (masa istirahat, dan iklan yang panjang) atau saya sudah tidak lagi dipercaya Oleh pelatih untuk bermain? Kalau memang begitu, mungkinkah keputusan untuk gantung sepatu (tutup Akun) akan lebih baik?
Kalaupun baik, saya sudah siap untuk itu!

0 comments:
Post a Comment
sebaiknya pada saat memberi Komentar, menggunakan Nama Anda! Dimohon untuk tidak menggunakan anonim!
Terima Kasih