HALUAN KANAN
Tapi aku akan
marah ketika seseorang menyebut diriku pemalas. Kenapa aku marah? Karena orang
yang mengklaimku seperti itu belum mengenal sosok ku secara kompleks. Aku punya
beberapa teman dekat, tapi ketika salh satu dari mereka menyebutku pemalas, aku
hanya bilang “dia belum sedekat itu” terkadang kukatakan secara verbal di
hadapannya tetapi lebih sering kukatakan dalam hati saja.
Aku adalah orang
yang rajin. Dalam 24 Jam sehari, hampir
tiga perempat waktu itu kugunakan untuk bermimpi, mengkhalayal, merenung dan
berimajinasi. Seper-empat sisa waktunya kubagi untuk nonton berita dan film,
membaca Koran dan buku serta keperluan lain yang sangat penting.
Sebelum masuk
dalam ranah bermimpi, harus ada proses
transisi kesadaran menuju ke sana yang bernama tidur. Untuk menkhayal dan
merenung, aku menjadi kaum devian yang perlu tempat sunyi, senyap dan tepat
untuk melakukan prosesi tersebut. Nah kalau berimajinasi, sering ku awali
dengan pra-kondisi proses yaitu diskusi bersama teman dan kenalan baru, kemudian bermain game untuk
ice-breaking otak ku yang sedang jenuh
karena beberapa rutinitas yang kusebutkan tadi. Aku Pemalas,
terbantahkan sudah!
Dalam
teori ekonopsikis (Psikologi), orang-orang kreatif inovatif, dan imajinatif
adalah mereka para pengkhayal, perenung
yang sering berimajinasi. Dalam
praksis, aku seringkali dapat membaca peluang usaha baik itu market oriented
maupun material oriented. Akulah
konseptor dan desainer kontemporer tentang konteks apapun. Aku yang punya banyak mimpi-mimpi futuristik.
0 comments:
Post a Comment
sebaiknya pada saat memberi Komentar, menggunakan Nama Anda! Dimohon untuk tidak menggunakan anonim!
Terima Kasih